Kebakaran bisa timbul oleh 3 hal, yaitu Bahan (yang mudah ter-) Bakar, Oksigen, Panas. kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik biasanya diawali dengan percikan api yang timbulkan oleh gesekan akibat arus listrik. percikan api tersebut bisa menjadi sebuah ledakan kecil maupun yang besar. akibat dari percikan / ledakan tersebut maka api mulai menyulut ke barang-barang yang mudah terbakar di daerah sekitar sumber percikan. bahan-bahan tersebut seperti kertas, kain, kayu, kardus, minyak tanah, bensin, ataupun gas LPG. Pembesaran api terjadi karena udara yang semakin panas dan juga didukung adanya bahan-bahan yang mudah terbakar itu.
Oleh karena itu ada beberapa tips dari PLN :
- Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik karena beban arus semakin besar
- Gunakan pemutus arus listrik (sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
- Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka. Rawatlah dengan menggunakan selotip hitam (khusus kabel)
- Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak dan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti yang sudah disebutkan diatas.
- Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN). Agak sedikit mahal yang panting aman dan awet
- Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan kabel listrik.
- Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
- Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol (mencuri) listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah. Selain dosa itu juga berbahaya.
- Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik. Jangan mencolokan/mencabut arus listrik saat tangan Anda basah (air bersifat konduktor)
- Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.
- Rawatlah kabel-kabel listrik di tempat Anda, apabila sudah sobek pelapisnya maka jangan sungkan untuk menggantinya atau menambalnya dengan selotip hitam
- Cabut kabel listrik Anda jika cuaca sedang hujan disertai petir dan juga cabut apabila Anda ingin bepergian.
- Jangan biarkan alat elektronik dalam keadaan stand by apabila Anda sedang diluar rumah.
- Jangan letakan benda berisi cairan (gelas/akuarium) diatas alat elektronik Anda.
- Jangan mengelap layar monitor/ TV anda dengan lap yang basah saat sedang menyala
- dll
Ref : http://taghyr.wordpress.com/2009/03/25/mencegah-bahaya-listrik/
0 comments:
Post a Comment